paket wisata murah lombok
Showing posts with label kuta lombok. Show all posts
Showing posts with label kuta lombok. Show all posts

Thursday, October 9, 2014

Bali menggapai Pantai Kuta yang serba hiruk pikuk. Lombok Selatan pun meraih pantai dan nama dan keindahan yang sebanding. Bedanya, disini jauh lebih tenang serta damai.

Boleh dibilang, Pantai Kuta merupakan destinasi tamasya sangat populer dalam kalangan Pulau Lombok Selatan. Berada pada 56 km dari Kota Mataram, tepatnya di Desa Kuta.

Pantai Kuta dianugrahi keindahan yang nyaris sempurna. Pasirnya putih bersih dengan pantai yang biru, kawasan itu dikelilingi perbukitan. Dari jauh, perbukitan hijau tersebut terlihat semacam mengelilingi bermacam sudut pantai. Kawasan yang cenderung selalu tenang yaitu nilai tambah pantai yang luasnya sungguh tidak sebesar Pantai Kuta pada Bali. Keindahan pantai Kuta di pagi hari cukup menenangkan jiwa pelancong yang berkunjung. Tapi wisatawan internasional, limpahan sinar matahari yang hangat itu dimanfaatkan demi berjemur.

Keindahan bawah laut pantai Kuta juga memesona. Nikmatilah tampil snorkling demi memanfaatkan keindahannya. Menurut yang harap menaklukkan ombak pantai Kuta yang sungguh berbatasan langsung serta samudera Hindia, Kamu juga sukses uji surfing. Hal tontonan yang lengkap dari pantai yang masih sepi dari pedagang asongan itu.

Tak itu saja, seumpamanya Anda pecinta ritual budaya, Pantai Kuta menggelar aktivitas rutin Bau (nangkap) Nyale diantara bulan Februari sampai Maret atau di penanggalan Sasak jatuh pada tanggal 20 bulan kesepuluh atau 5 hari selepas bulan purnama. Nangkap Nyale yaitu ritual menangkap cacing laut (Nyale) yang dipercayai tetapi seluruh kalangan setempat merupakan jelmaan Putri Mandalika. Nyale tersebut biasanya hidup pada lubang karang-karang bawah laut yang ada pada pantai Kuta. Buat legenda, Putri Mandalika yaitu si putri yang cantik serta menjadi rebutan dominan jejaka dalam saat-saat tersebut. Namun dikarenakan ia bukan harap menjadi rebutan banyak lelaki maka dia lantas terjun menuju Pantai Kuta. Tetapi, Putri Mandalika berjanji kalau dia akan kembali setiap setahun satu kali. Nyale dipercayai merupakan wujud lain dari rambut Putri Mandalika. Kini Bau Nyale bukan sekedar menjadi ritual budaya yang rutin dilangsungkan tapi juga merupakan daya tarik wisatawan domestik maupun internasional.

Ini seluruh mempelajari cukup, pada sini Kamu mampu mencicipi makanan khas Lombok yakni plencing kangkung. Olahan kangkung serta sambal pedasnya tersebut akan menggoyang lidah Anda sekaligus mengenyangkan perut.

Monday, October 6, 2014

Wisata Keunikan di Lombok Bau Nyale

Sebuah acara yang digelar setiap tahun di Nusa Tenggara Barat tepatnya di Lombok Tengah akan segera dilaksanakan. Acara ini dilaksanakan menurut penanggalan sasak yakni pada hari ke 20 bulan ke sepuluh. Pesta adat tersebut bernama Tradisi Bau Nyale yang berarti menangkap Nyale atau Cacing laut.

Tradisi ini dilakukan turun temurun dengan didasari oleh sebuah legenda yang ada di masyarakat Nusa Tenggara Barat. Dahulu di Lombok Tengah berdiri kerajaan Tonjang Beru, yang mempunyai seorang puteri yang sangat cantik yang bernama puteri Sarah Wulan atau lebih dikenal dengan nama Puteri Mandalika. Selain kecantikannya Puteri Mandalika juga seorang yang lembah lembut dan baik hati sehingga sangat dicintai oleh rakyatnya. Dan tentu saja banyak pangeran yang jatuh hati kepadanya dan berniat untuk mempersuntingnya.

bau nyaleAkhirnya para pangeran yang ingin mempersunting tersebut saling beradu kekuatan dan bahkan mengancam akan menghancurkan kerajaan Tonjang Beru jika pinangannya di tolak. Dalam kondisi demikian sang putri mengundang semua pangeran tersebut untuk datang ke pantai Kuta dan masing masing pangeran harus didampingi oleh seluruh rakyat mereka. Undangan sang putri di penuhi para pangeran yang ingin mempersuntingnya, tak ayal lagi pantai Kuta penuh dengan kerumunan orang.

Setelah semua berkumpul sang puteri kemudian berdiri diatas sebuah batu karang dan berkata kepada seluruh yang hadir di tempat itu bahwa dirinya akan menjadi nyale yang dapat dinikmati oleh semua orang. Selanjutnya sang puteri menceburkan diri kedalam laut yang disertai gemuruhnya ombak dan suara petir. Setelah beberapa saat sang puteri menceburkan diri kedalam laut bermunculah cacing berwarna-warni di permukaan laut dengan jumlah yang sangat banyak. Dan hal itu dianggap sebagai jelmaan sang puteri.

perisaianDari sinilah tercipta tradisi bau nyale, dan masyarakat di setiap perayaan tradisi tersebut beramai ramai menangkap cacing laut tersebut dan menikmatinya secara bersama-sama. Disisi lain cacing laut tersebut memiliki kandungan protein dan gizi yang sangat tinggi. Selain itu tradisi ini dilaksanakan sebagai ucapan syukur atas rahmat dan keajaiban alam yang diberikan oleh Tuhan.

Pada tahun 2014 ini acara tersebut berlangsung pada tanggal 19-20 Februari 2014 bertempat di Pantai Serenting, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Selain acara pokok yakni menangkap nyale, beberapa kompetisi tradisional juga sering dilakukan seperti perisaian, bekayag, cilokaq, begambus, berbalas pantun, dan lomba dayung. Selain itu juga digelar beberapa pertunjukan diantaranya berupa teater legenda putri Mandalika.